1.
RESERVASI
Menurut IATA (International Air Traffic Association), reservasi
adalah suatu permintaan penyediaan secara awal bagi ruang, tempat duduk, atau
akomodasi untuk seseorang atau sesuatu ruang untuk barang yang dibawa orang
tersebut.
Sedangkan Airlines Reservation adalah penyediaan tempat atau pembukuan pada
dinas-dinas penerbangan bagi penumpang beserta permintaan-permintaan (bila ada)
akan fasilitas-fasilitas tertentu.
Manfaat
reservasi dari sisi penumpang:
- Mempermudah mengatur atau mempersiapkan keperluannya sedini mungkin.
- Memberi kepastian rencana perjalanan.
- Efisiensi waktu.
Manfaat
reservasi dari sisi airlines:
- Sarana untuk menjual load factor secara maksimum.
- Sarana untuk meningkatkan produksi.
- Mempermudah atau memperlancar penjualan produksi.
- Menyediakan layanan secara maksimum.
- Efisiensi.
Jenis-jenis
Reservasi Penerbangan
- Berdasarkan Teknis Pelaksanaan: Manual dan Computerized.
- Berdasarkan Jumlah Pax : Group dan Individual.
- Berdasarkan Alat yang Digunakan: Verbal, Telephone, Telex, Faximile, dan Computer (Online Reservation).
- Berdasarkan Saluran: Direct Reservation dan Indirect Reservation.
Tugas dari Reservasi:
1. Penyediaan
Tempat
·
Mengawasi
saleable seat pada penerbangan tertentu dengan mencatat pembukuan dan
pembatalannya.
·
Mengusahakan
pendapatan semaksimal mungkin.
2. Permintaan
Khusus
Meneruskan
permintaan khusus penumpang kepada bagian-bagian yang bersangkutan.
3. Penjualan
·
Menyarankan
perubahan penerbangan apabila diperlukan
·
Membantu jika
terjadi ketidakaturan.
·
Memberikan
laporan kepada bagian penjualan.
·
Membuat
rencanan untuk masa depan.
·
Memberikan
revenue setinggi mungkin.
Fungsi
Reservasi
- Melaksanakan penyediaan seat atau space
- Agar tidak sampai terjadi oversales
- Mengusahakan pendapatan setinggi-tingginya.
Dalam melakukan reservasi tiket
ada 2 macam sistem reservasi yaitu reservasi online (CRS) dan tidak online
(Manual).Untuk Airlines yang tidak online anda harus melakukan reservasi
langsung ke Airlines melalui telepon.
Hal-hal yang perlu anda lakukan dan
ketahui dalam reservasi tiket adalah :
1.
Pastikan
anda sudah dapat mengeja (spell) abjad A-Z dalam sistem reservasi contohnya:
A=Alpha,
B=Beta, C=Charlie, D=Delta, E=Echo, F=Folksfort/Fanta, G=Golf, H=Hotel,
I=India, J=Juliet, K=Kilo, L=London, M=Mike/Mama, N=November/Nancy, O=Oscar,
P=Papa, Q=Quebeck, R=Romeo, S=Siera, T=Tanggo, U=Ultra, V=Viktor, W=Wiskey,
X=Xtray, Y=Yengky, Z=Zulu/Zero .
Fungsinya
yaitu apabila anda melakukan reservasi langsung ke Airlines melalui telepon
untukpenyebutan nama dan kode booking dalam abjad/huruf akan selalu menggunakan
spelling tersebut diatas, Maka dari itu anda diwajibkan dapat menghafalnya dengan
lancar.
2.
Sistem Class yang ada di pesawat meliputi
First Class, Business Class dan Economy Class. Dan didalam reservasi basanya
First Class itu diwakili dengan huruf F,R, A Business Class diwakili dengan
huruf C,D,J dan Economy Class diwakili dengan huruf Y,W,M,N,K,L,H,G,O,X. untuk
dapat memastikannya anda dapat melihat daftar Nett Fares di masing masing
Airlines.
3.
Time
Limit adalah batas waktu untuk issued/cetak tiket yang sudah ditetapkan oleh
Airlines. Yang perlu anda lakukan mengingatkan ke penumpang anda untuk
melakukan issued tiket sebelum batas waktu tersebut. Kelalaian atau terlewatkan
batas waktu yang sudahditetapkan oleh Airlines dapat mengakibatkan
reservasi/bookingan anda di batalkan/cancel oleh Airlines.
4.
Kode
Booking atau PNR (passenger name record) adalah kode penumpang yang telah anda
booking dan harus disimpan dengan baik. Gunanya apabila anda ingin melakukan
pengecekan atau perubahan bookingan hal pertama yang ditanyakan oleh petugas
reservasi adalah kode booking tersebut.
5.
Retrieve
adalah jika anda sudah melakukan reservasi/booking lalu anda lupa mencatat
& menyimpan kode booking atau kode booking tidak sesuai dengan data disini
anda bisa Retrieve, dimana anda harus menyebutkan /informasikan tanggal
keberangkatan, rute tujuan dan nama penumpang tersebut kepada petugas
reservasi.
6.
Rebooking
adalah dimana anda membuat reservasi kembali yang bisa disebabkan oleh
pembatalan oleh Pihak Airlines atau faktor lain.
Langkah-langkah melakukan
reservasi /booking langsung oleh calon penumpang:
·
Hubungi
telepon Airlines yang anda tuju (daftar no.telp sudah tersedia di menu
airlines)
·
Sebutkan
nama anda dan travel agent anda kepada petugas reservasi
·
Informasikan
rute tujuan, classnya, tanggal & bulan keberangkatan , nama penumpang yang
akan berangkat lalu no telp anda dan no.tel/HP penumpang anda ke petugas
reservasi.
·
Setelah
itu petugas reservasi akan membacakan reservasi/bookingan anda, jangan lupa
catat dengan baik konfirmasi penerbangan, Time limit dan Kode Booking pada saat
petugas reservasi tersebut membacakan reservasi/bookingan anda.
·
Konfirmasikan
kembali bookingan yangtelah anda booking kepada penumpang anda tentang jadwal
penerbangannya, class dan harga tiketnya apakah sudah sesuai dengan permintaan
penumpang anda setelah itu ingatkan Time limit untuk issued ticketnya.
Dalam informasikan Time Limit
kepada penumpang anda jangan sesuai dengan time limit yang diberikan oleh
Airlines. Contohnya jika Time limit yang diberikan oleh airlines Tgl 28 Feb 09
anda harus informasikanTgl 27 Feb 09 atau jika bookingan tersebut dilakukan
dadakan dan Time limit yang diberikan/ditetapkan oleh Airlines Jam 14.00 hari
ini harus issued maka anda harus segera info rmasikan ke penumpang anda mohon
segera melakukan issued tiket dan beri waktu 15 menit saja kepada penumpang anda
untuk konfirmasikan kembali ke anda issued tiket tersebut.
·
Jika
anda sudah dapat persetujuan issued tiket dari penumpang anda segera info dan
email ke kami kode bookingnya dan kami akan melakukan issued tiket tersebut
sesuai konfirmasi dari anda. Langkah-langkah sistem reservasi langsung diatas
hanya untuk reservasi Airlines Domestik seperti Lion Air, Sriwijaya Air,
Batavia Air, Mandala Air dan Merpati Airlines. Untuk melakukan reservasi online
anda perlu ikuti pelatihanterlebih dahulu dari kami, karena banyak sekali
entry-entry sistem reservasi online yang perlu anda pelajari, ingat dan
kuasaidan hanya untuk Airlines International dan Garuda Domestik saja.
2.
TICKETING
Setelah anda melakukan reservasi
tiket langkah selanjutnya anda harus melakukan ticketing dan Istilah Ticketing
disini adalah cetak/issue tiket pesawat.
Tiket penerbangan merupakan
dokumen pasasi yang berisi perjanjian kontrak antara perusahaan penerbangan
dengan penumpang yang memuat ketentuan yang telah disepakati bersama dan
ditaati oleh kedua belah pihak.
Menurut wilayah operasi, tiket
terbagi menjadi 2 yaitu Tiket Domestik dan Tiket penerbangan International.
·
Tiket
Domestik adalah tiket pesawat yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan dan
berlaku untuk penerbangan dalam negeri. Untuk tiket domestik ada yang berbentuk
elektronik tiket yang seperti dikeluarkan oleh penerbangan Garuda, Mandala dan
Batavia dan Paper tiket (masih berupa buku tiket) yang masih dikeluarkan oleh
penerbangan Lion, Sriwijaya dam Merpati.
·
Tiket
Internasional adalah tiket yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan yang
berlaku untuk penerbangan ke luar negeri. Hamper semua tiket yang dikeluarkan
oleh penerbangan internasional sudah berupa elektronik tiket.
Beberapa istilah dalam tiket:
ü Non Endorse ticket adalah jenis
tiket yang ketentuannya tidak diperbolehkan untuk mengganti/merubah
penerbangannya contoh : Jika tiket yang dicetak menggunakan penerbangan Garuda
maka tiket tersebut tidak bisa diganti dengan tiket penerbangan lain.
ü Endorse tiket adalah jenis tiket
yang bisa dirubah penerbangannya. Jenis tiket ini biasanya banyak digunakan oleh
penerbangan international.
ü Refund adalah pengembalian tiket
yang tidak terpakai dengan melihat kondisi tiket tersebut atau pembayaran
kembali kepada pembeli atas keseluruhan atau sebagian harga yang sudah dibayar
atau atas pembayaran lain dari pelayanan pengangkutan yang tidak jadi
dipergunakan.
ü Reroute adalah perubahan rute
yang diminta oleh penumpang. Reroute disini melihat kondisi dari ticket
tersebut Selain itu tiket mempunyai banyak variasi dan kondisi harga seperti
harga fix date and fix flight, 7 hari tiket, 14 hari tiket, 1 bulan tiket, 3
bulan tiket, 6 bulan tiket dan 1 tahun tiket. Semua itu anda bisa melihat di
dalam daftar harga tiket yang sudah tersedia di dalam web anda mengenai ketentuan
dan kondisi harga tiket .
ü dll
Sebelum anda melakukan ticketing
yang perlu anda perhatikan adalah :
1.
Jadwal
penerbangan, nama penumpang, Class dan harga yang sudah anda bookingkan sudah
benar dan cocok dengan apa yang penumpang anda minta. Jika tiket anda tiket
international cek kembali nama penumpang anda apakah sudah sesuai dengan nama
di dalam pasport.
2.
Pastikan
anda sudah mendapatkan perintah cetak/issue tiket dari penumpang anda.
3.
Cek
kembali harga yang anda sudah berikan kepada penumpang anda dan pastikan
penumpang anda sudah mengerti tentang kondisi harga tiket yanganda akan
cetak/issue.
✈Three Letter Codes (Tiga Huruf
Kode Kota ) Three letter code atau kode tiga huruf di Indonesia sering disebut
dengan Tiga Huruf Kode Kota . Digunakan untukmenandai sebuah kode kota dalam
reservasi/booking-an pada suatu maskapai penerbangan. Kode kota ini wajib
diketahui oleh tenaga kerja pariwisata yang bergerak di bidang ticketing .
Gunanya untuk mengetahui kode kota keberangkatan dan kode kota tujuan. Selain
untuk menandai kota tujuan dan keberangkatan, kode kota juga digunakan untuk
menandai di kota mana bagasi/koper diturunkan. Kode kota tidak selalu merupakan
penyingkatan huruf nama kota. Terkadang hal ini menjadi salah kaprah/kekeliruan
pemahaman. Mungkin disebabkan beberapa kode kota juga dituliskan sebagai
penyingkatan nama kota itu sendiri. Sebagai contoh kota Padang memiliki kode
kota dalam penerbangan, yaitu PDG. Namun lain halnya dengan kota Medan yang
memiliki kode kota MES. Kejadian kekeliruan penyebutan ini seringterjadi karena
kesalahan pemahaman tersebut. Seperti terjadi kode kota untuk tujuan
penerbangan ke kota Bandung disebutkan menjadi BDG, bukan BDO. Di bawah ini
daftar nama Bandara di Indonesia dilengkapi dengan Three Letter Code (tiga
huruf kode kota) yang sudah tercatat di International Air Transport Association
(IATA), baik untuk penerbangan domestik, penerbangan yang hanya ditempuh oleh
jenis penerbangan perintis maupun penerbangan internasional. Beberapa
diantaranya tidak/belum mempunyai kode kota yang tercatat di IATA sehingga
belum mempunyai kode IATA.
Berikut Three letter code beserta
nama Bandara di Indonesia :
Sumatra
• BTJ - Bandar Udara Sultan
Iskandar Muda, Banda Aceh
• SBG - Bandar Udara Maimun
Saleh, Sabang
• LSX - Bandar Udara Lhok Sukon,
Aceh Utara
• LSW - Bandar Udara Malikus
Saleh, Lhokseumawe
• MEQ - Bandar Udara Cut Nyak
Dhien, Nagan Raya
• TPK - Bandar Udara Teuku Cut
Ali, Tapaktuan
• SKL - Bandar Udara Syekh Hamzah
Fansyuri, Singkil
• SNB - Bandar Udara Lasikin,
Sinabang
• MES - Bandar Udara Polonia,
Medan
• SIW - Bandar Udara Sibisa, Toba
Samosir
• SQT - Bandar Udara Silangit,
Siborong-borong
• SIX - Bandar Udara Dr. Ferdinand
Lumban Tobing, Sibolga
• AEG - Bandar Udara Aek Godang,
PadangSidempuan
• GNS - Bandar Udara Binaka,
Gunung Sitoli
• LSE - Bandar Udara Lasondre,
Pulau-pulau Batu
• BTH - Bandar Udara Hang Nadim,
Batam
• TNJ - Bandar Udara Raja Haji
Fisabilillah, Tanjung Pinang
• PKU - Bandar Udara Sultan
Syarif Kasim II, Pekanbaru
• LSE - Bandar Udara Lasondre,
Pulau-pulau Batu
• DUM - Bandar Udara Pinang
Kampai, Dumai
• SEQ - Bandar Udara Sungai
Pakning, Bengkalis
• PPR - Bandar Udara Pasir
Pengaraian, Pasir Pengaraian
• SIQ - Bandar Udara Dabo,
Singkep
• RGT - Bandar Udara Japura,
Rengat
• TJB - Bandar Udara Sei Bati,
Karimun
• NTX - Bandar Udara Ranai,
Natuna
• TJQ - Bandar Udara H. A. S.Hanandjoeddin
, Tanjung Pandan
• PGK - Bandar Udara Depati Amir,
Pangkalpinang
• MWK - Bandar Udara Matak, Pal
Matak
• PDG - Bandar Udara
Internasional Minangkabau, Padang
• RKO - Bandar Udara Rokot,
Sipora
• PLM - Bandar Udara Sultan
Mahmud Badaruddin II, Palembang
• LLG - Bandar Udara Silampari,
Lubuklinggau
• PDO - Bandar Udara Pendopo,
Empat Lawang
• DJB - Bandar Udara Sutan Taha,
Jambi
• MPC - Bandar Udara Mukomuko,
Mukomuko
• KRC - Bandar Udara Depati
Parbo, Kerinci
• BKS - Bandar Udara Fatmawati
Soekarno, Bengkulu
• TKG - Bandar Udara Radin Inten
II, Bandar Lampung
Jawa
• CGK - Bandar Udara
Soekarno-Hatta, Cengkareng
• HLP - Bandar Udara Halim
Perdanakusuma, Jakarta
• PCB - Bandar Udara Pondok Cabe,
Jakarta
• PPJ - Bandar Udara Pulau Panjang,
Kepulauan Seribu
• TSY - Bandar Udara Cibeureum, Tasikmalaya
• CBN - Bandar Udara
Cakrabhuwana, Cirebon
• CXP - Bandar Udara Tunggul
Wulung, Cilacap
• PWL - Bandar Udara Wirasaba,
Purbalingga
• KWB - Bandar Udara Dewa Daru,
Karimunjawa
• CPF - Bandar Udara Ngloram,
Cepu
• MLG - Bandar Udara Abdul
Rachman Saleh, Malang
• SUP - Bandar Udara Trunojoyo,
Sumenep
• MSI - Bandar Udara Masalembo,
Masalembo
• SUB - Bandar Udara Juanda,
Surabaya
• SOC - Bandar Udara Adisumarmo,
Solo
• JOG - Bandar Udara Adi Sucipto,
Yogyakarta
• SRG - Bandar Udara Achmad Yani,
Semarang
• BDO - Bandar Udara Husein
Sastranegara, Bandung
Bali dan Nusa
Tenggara
• DPS - Bandar Udara Ngurah Rai,
Denpasar
• LOP - Bandar Udara
Internasional Lombok, Praya
• KOE - Bandar Udara El Tari,
Kupang
• SWQ - Bandar Udara Brangbiji,
Sumbawa Besar
• LYK - Bandar Udara Lunyuk,
Sumbawa
• BMU - Bandar Udara Muhammad
Salahuddin, Bima
• LBJ - Bandar Udara Komodo,
Manggarai Barat
• RTG - Bandar Udara Frans Sales
Lega, Ruteng
• TMC - Bandar Udara Tambolaka,
Waikabubak
• WGP - Bandar Udara Mau Hau,
Waingapu
• BJW - Bandar Udara Soa, Bajawa
• ENE - Bandar Udara H Hasan
Aroeboesman, Ende
• MOF - Bandar Udara Wai Oti,
Maumere
• LKA - Bandar Udara Gewayantana,
Larantuka
• LWE - Bandar Udara Wonopito,
Lewoleba
• ARD - Bandar Udara Mali, Alor
• RTI - Bandar Udara Lekunik,
Rote
• SAU - Bandar Udara Tardamu,
Pulau Sawu
• ABU - Bandar Udara Haliwen,
Atambua
Kalimantan
• BPN - Bandar Udara Sepinggan,
Balikpapan
• PNK - Bandar Udara Supadio,
Pontianak
• TRK - Bandar Udara Juwata,
Tarakan
• BDJ - Bandar Udara Samsuddin
Noor, Banjarmasin
• KTG - Bandar Udara Rahadi
Oesman, Ketapang
• SQG - Bandar Udara Susilo,
Sintang
• NPO - Bandar Udara Nanga Pinoh,
NangaPinoh
• PSU - Bandar Udara Pangsuma,
Putussibau
• PKY - Bandar Udara Tjilik
Riwut, PalangkaRaya
• PKN - Bandar Udara Iskandar,
PangkalanBun
• TBM - Bandar Udara Tumbang
Samba, Katingan
• SMQ - Bandar Udara H. Asan,
Sampit
• MTW - Bandar Udara Beringin,
Muara Teweh
• TJG - Bandar Udara Warukin,
Tanjung
• BTW - Bandar Udara Bersujud,
Batulicin
• KBU - Bandar Udara Stagen,
Kotabaru
• SRI - Bandar Udara Temindung,
Samarinda
• NNX - Bandar Udara Nunukan,
Nunukan
• LBW - Bandar Udara Yuvai
Semaring, Krayan
• BYQ - Bandar Udara Bunyu, Pulau
Bunyu
• MLN - Bandar Udara R.A.
Bessing, Malinau
• LPU - Bandar Udara Long Ampung,
Kayan Selatan
• TJS - Bandar Udara Tanjung
Harapan, Tanjung Selor
• NAF - Bandar Udara Banaina,
Bulungan
• BEJ - Bandar Udara Kalimarau,
Tanjung Redeb
• SGQ - Bandar Udara Sangkimah,
Sangatta
• BXT - Bandar Udara Bontang,
Bontang
• TSX - Bandar Udara Tanjung
Santan, Marang Kayu
• KOD - Bandar Udara Kotabangun,
Kutai Kartanegara
• SZH - Bandar Udara Senipah,
Kutai Kartanegara
• MLK - Bandar Udara Melalan,
Melak
• DTD - Bandar Udara Datah Dawai,
Kutai Barat
• TNB - Bandar Udara Tanah
Grogot, TanahGrogot
• STA - Bandar Udara Tanjung
Bara, Sangatta
Sulawesi
• UPG - Bandar Udara Sultan
Hasanuddin, Makassar
• MDC - Bandar Udara Sam
Ratulangi, Manado
• KDI - Bandar Udara Wolter
Mongisidi, Kendari
• MXB - Bandar Udara Andi Djemma,
Masamba
• BUW - Bandar Udara Betoambari,
Bau-bau
• GTO - Bandar Udara Jalaluddin,
Gorontalo
• SQR - Bandar Udara Inco Soroako
Waws,Sorowako
• PSJ - Bandar Udara Kasiguncu,
Poso
• TLI - Bandar Udara Lalos,
Tolitoli
• MJU - Bandar Udara Tampa
Padang, Mamuju
• MNA - Bandar Udara Melonguane,
Melonguane
• BJG - Bandar Udara Mopait,
Bolaang Mongondow
• PLW - Bandar Udara Mutiara, Palu
• NAH - Bandar Udara Naha, Tahuna
• UOL - Bandar Udara Pogugol,
Buol
• PUM - Bandar Udara Pomalaa,
Pomalaa
• TTR - Bandar Udara Pongtiku,
Tana Toraja
• RAQ - Bandar Udara Sugimanuru,
Raha
• LUW - Bandar Udara Syukuran
Aminuddin Amir, Luwuk
• SLY - Bandar Udara H. Aroeppala
, Selayar
• WKB - Bandar Udara Matahora ,
Wangi-wangi
• MRG - Bandar Udara Maranggo ,
Pulau Tomia
Maluku
• AMQ - Bandar Udara Pattimura,
Ambon
• AHI - Bandar Udara Amahai,
Masohi
• NDA - Bandar Udara Bandaneira,
Banda
• DOB - Bandar Udara Dobo,
Kepulauan Aru
• LUV - Bandar Udara Dumatubun,
Langgur
• SQN - Bandar Udara Emalamo,
Sanana
• GLX - Bandar Udara Gamarmalamo,
Galela
• GEB - Bandar Udara Gebe, Gebe
• KAZ - Bandar Udara Kuabang,
Tobelo
• MAL - Bandar Udara Mangole,
Mangole
• NAM - Bandar Udara Namlea,
Namlea
• NRE - Bandar Udara Namrole,
Namrole
• BJK - Bandar Udara Nangasuri,
Benjina
• LAH - Bandar Udara Oesman
Sadik, Labuha
• SXK - Bandar Udara Olilit,
Saumlaki
• OTI - Bandar Udara Pitu,
Morotai
• TTE - Bandar Udara Sultan
Babullah, Ternate
• TAX - Bandar Udara Taliabu,
Taliabu
• WHI - Bandar Udara Wahai, Pulau
Seram
• TTE - WAME - Bandar Udara Buli,
Maba
Papua
• DJJ - Bandar Udara Sentani,
Jayapura
• BIK - Bandar Udara Frans
Kaisiepo, Biak
• TIM - Bandar Udara Mozes
Kilangin, Tembagapura
• MKQ - Bandar Udara Mopah,
Merauke
• RSK - Bandar Udara Abresso,
Manokwari
• AGD - Bandar Udara Anggi, Anggi
• AAS - Bandar Udara Apalapsili,
Jayawijaya
• ARJ - Bandar Udara Arso, Arso
• AYW - Bandar Udara Ayawasi,
Sorong
• BXB - Bandar Udara Babo, Babo
• BXD - Bandar Udara Bade,
Merauke
• BXM - Bandar Udara Batom,
PegununganBintang
• NTI - Bandar Udara Bintuni,
Bintuni
• BUI - Bandar Udara Bokondini,
Jayawijaya
• DRH - Bandar Udara Dabra,
Puncak Jaya
• ELR - Bandar Udara Elilim,
Jayawijaya
• EWI - Bandar Udara Enarotali,
Enarotali
• EWE - Bandar Udara Ewer,
Merauke
• ILA - Bandar Udara Illaga,
Paniai
• IUL - Bandar Udara Ilu, Puncak
Jaya
• INX - Bandar Udara Inanwatan,
Inanwatan
• SOQ - Bandar Udara Jeffman,
Sorong
• FOO - Bandar Udara Yemburwo.,
NumforTimur
• KBX - Bandar Udara Kambuaya,
Sorong Selatan
• KCD - Bandar Udara Kamur, Asmat
• KBF - Bandar Udara Karubaga,
Jayawijaya
• KEQ - Bandar Udara Kebar,
Manokwari
• LLN - Bandar Udara Kelila,
Jayawijaya
• KEI - Bandar Udara Kepi,
Merauke
• KMM - Bandar Udara Kimaan,
Merauke
• KOX - Bandar Udara Kokonao,
Mimika
• LHI - Bandar Udara Lereh,
Jayapura
• ZRM - Bandar Udara Mararena,
Sarmi
• RDE - Bandar Udara Merdey,
Manokwari
• MDP - Bandar Udara Mindiptana,
Boven Digoel
• ONI - Bandar Udara Moanamani,
Dogiyai
• LII - Bandar Udara Mulia,
Puncak Jaya
• MUF - Bandar Udara Muting,
Merauke
• NBX - Bandar Udara Nabire,
Nabire
• OBD - Bandar Udara Obano,
Nabire
• OKQ - Bandar Udara Okaba,
Puncak Jaya
• OKL - Bandar Udara Oksibil,
Pegunungan Bintang
• GAV - Bandar Udara Pulau Gag,
Raja Ampat
• MKW - Bandar Udara Rendani,
Manokwari
• SEH - Bandar Udara Senggeh,
Keerom
• ZEG - Bandar Udara Senggo,
Mappi
• NKD - Bandar Udara Sinak,
Puncak Jaya
• ZRI - Bandar Udara Sudjarwo
Tjondronegoro, Serui
• TMH - Bandar Udara Tanah Merah,
TanahMerah
• TXM - Bandar Udara Teminabuan,
Teminabuan
• TMY - Bandar Udara Tiom,
Jayawijaya
• FKQ - Bandar Udara Torea,
Fakfak
• UBR - Bandar Udara Ubrub,
Keerom
• KNG - Bandar Udara Utarom,
Kaimana
• WET - Bandar Udara Waghete,
Deiyai
• WMX - Bandar Udara Wamena,
Wamena
• WAR - Bandar Udara Waris,
Keerom
• WSR - Bandar Udara Wasior,
Wasior
• RUF - Bandar Udara Yuruf,
Jayawijaya
• UGU - Bandar Udara Zugapa,
Paniai
• SOQ - Bandar Udara Domine
Eduard Osok, Sorong
Sedangkan nama-nama Bandar Udara
yang dijadikan sebagai pangkalan militer sebagai berikut:
• PDG - Bandar Udara Tabing,
Padang
• PKU - Bandar Udara Sultan
Syarif Kasim II, Pekanbaru
• AKQ - Bandar Udara Astraksetra,
Way Tuba
• TSY - Bandar Udara Wiridinata,
Tasikmalaya
• MGT - Bandar Udara Iswahyudi,
Madiun
• ATS - Bandar Udara Atang
Sendjaja, Bogor
• SKI - Bandar Udara Sugiri Sukani
Jatiwangi, Majalengka
• GDA - Bandar Udara Gorda
Cikande, Serang
• MRT - Bandar Udara Pitu,
Morotai - Halmahera Utara
Pemberian kode pesawat pada suatu
penerbangan dimaksudkan untuk memberi identitas pada sebuah perusahaan
penerbangan.Kode pesawat ini juga berguna untuk mengidentifikasi sebuah
maskapai penerbangan komersial, yang di dalamnya termasuk pemesanan, jadwal,
tiket, tarif dan lain-lain.
Menurut IATA (International Air
Transport Association) untuk maskapai penerbangan di dunia, standar pemberian
kode airlines berupa huruf dalam dua format (dua digit) yang diikuti tiga digit
angka. Dua digit huruf biasanya mengambarkan nama perusahaan yang mengelola
operasional pesawat bersangkutan. Di Indonesia kode-kode Airline untuk
penerbangan sipil ini pada umumnya mengacu pada kode yang dikeluarkan oleh
IATA.
Di Indonesia, kode airline dua
digit yang melakukan penerbangan domestic serta terjadwal adalah sebagai
berikut:
Garuda Indonesia = GA
Mandala Airlines = RI
Air Asia = QZ
Merpati Nusantara Airlines = MZ
Sriwijaya Air = SJ
Lion Air = JT
Wings Air = IW
Batavia Air = Y6
Indonesia Air Transport = I8
TransNusa = M8
Aviastar = MV
Sky Aviation = SY
3.
E
– TICKET (ELECTRONIC TICKET)
Pengertian
E-Ticket
E-Ticket atau Electronic Ticket merupakan salah satu
fitur layanan yang ditawarkan pada
beberapa website maskapai penerbangan terkemuka.
E-Ticket dibuat karena banyak dari calon penumpang yang
tidak memiliki banyak waktu untuk mengantri di loket pembelian tiket, atau
untuk membeli tiket harus menempuh jarak yang cukup jauh sehingga memakan waktu
yang cukup lama. E-Ticket berfungsi untuk memudahkan calon penumpang untuk
memperoleh tiket agar tidak perlu datang ke tempat penjualan tiket. Pembelian
tiket dapat dilakukan menggunakan jaringan internet melalui website resmi
maskapai penerbangan tersebut
E-Ticket adalah salah satu teknologi yang memudahkan
calon penumpang untuk menikmati layanan transportasi udara. Dengan E-Ticket
Calon penumpang sangat mudah untuk mengakses informasi dari maskapai
penerbangan yang diinginkan.
Fitur
E-Ticket adalah fitur standar yang harus ada pada setiap website resmi
maskapai, karena salah satu tujuan utama sebuah maskapai penerbangan memiliki
website adalah ingin menerapkan teknologi pemesanan tiket online ini.
E-Ticket
memiliki berbagai fasilitas, antara lain untuk pemesanan tiket perjalanan
domestic, hingga booking hotel.
Dengan E-Ticket, calon penumpang sangat terbantu dalam pelayanan penerbangan,
calon penumpang dapat memesan kursi di pesawat lebih awal sehingga tidak perlu
khawatir tidak dapat tempat duduk. Pada era teknologi seperti ini teknologi
E-ticket sangat membantu pelayanan transportasi yang dituntut untuk semakin
cepat, mudah dan dinamis.
Elektronik
tiket (E-Ticket) pada intinya adalah lembaran print out reservasi dari sistem reservasi maskapai penerbangan. Yang
artinya, tanpa print out pun,
anda sudah terdaftar sebagai penumpang di maskapai yang bersangkutan. Maka dari
itu, cukup catat kode booking anda, dan anda bisa print ulang e-tiket anda di
counter maskapai penerbangan sebelum anda check-in di bandara, dengan
menyebutkan kode booking yang kami berikan dan menunjukkan kartu indentitas
yang sesuai dengan nama yang tercatat di kode booking tersebut.
Teknologi pendukung E-Ticket
Fitur
seperti Electronic Ticket memerlukan teknologi yang mendukungnya, antara lain
jaringan internet yang dapat diakses diseluruh dunia. Internet sebagai sarana
yang menghubungkan antara customer dengan maskapai penerbangan.Teknologi untuk fitur seperti E-ticket berbentuk web
base. Maskapai-maskapai penerbangan terkemuka memiliki situs resmi yang berisi
informasi-informasi seputar layanan yang ditawarkan oleh maskapai itu sendiri,
informasi jadwal penerbangan, kota-kota tujuan, jenis pesawat yang disediakan,
rincian biaya penerbangan, hingga sejarah tentang berdirinya maskapai itu
sendiri. Dengan teknologi berbasis web yang dapat diakses 24 jam, calon
penumpang dapat berhubungan dengan maskapai penyedia layanan transportasi udara
kapan pun, sehingga dapat meningkatkan keuntungan bagi maskapai yang menawarkan
jasa transportasi.
Implentasi E-Ticket
Perkembangan
teknologi telah merambat hingga dunia transportasi.Terlebih untuk memberikan
kemudahan konsumen dan mengurangi biaya produksi perusahaan transportasi.Salah
satunya e-ticket. E-ticket (Electrical Ticket) atau Tiket Elektronik adalah
suatu metode penjualan tiket dengan memanfaatkan teknologi informasi atau
dengan kata lain penjualan tiket secara online. Biasanya perusahaan yang menggunakan
e-ticket, yaitu perusahaan penerbangan. Semua informasi electronic ticketing
akan disimpan secara digital dalam sistem komputer milik airline. E-ticket
dapat mereduksi biaya proses tiket, menghilangkan formulir kertas dan
meningkakan fleksibilitas penumpang dan agen perjalanan dalam membuat update
dalam jadwal penerbangan. Secara garis besar e-ticket dapat memudahkan orang
untuk membeli tiket dalam berbagai acara dari suatu situs.
Kini
di Indonesia ada beberapa maskapai penererbangan telah menggunakan e-ticket
untuk meningkatkan efisiensi penjualan dan meningkatkan pelayanan.Hal tersebut
terjadi karena dominasi penggunaan pesawat terbang di kota-kota besar dalam
melakukan perjalanan tidak sebanding dengan jumlah pesawat yang ada.Hal ini
memacu perkembangan e-ticket di dalam negeri.Saat ini e-ticket sudah merambah
hingga transportasi laut.Seperti yang dilansir oleh kompas.com, pelabuhan Merak
telah memberlakukan e-ticket untuk modernisasi pelabuhan serta peningkatan
kualitas pelayanan pada masyarakat.Serta menerapkan shiping tracking system dan
jadwal online. Seperti yang dikutip dari kompas.com, Dirjen Perhubungan Darat,
Dephub, Suroyo Alimoeso telah mencanangkan program e-ticketing KA Jabodetabek
dan busway.Dalam hal ini konsumen cukup membeli satu tiket elektronik yang bisa
langsung dipakai dengan busway.Permulaan yang baik untuk membenahi transportasi
kita yang masih berantakan. Keuntungan dari pemanfaatan e-ticket diantaranya
mengurangi biaya ticketing, efisiensi waktu, advertising yang memiliki kelebihan
tersendiri (meningkatkan pendapatan perusahaan dengan menawarkan ruang iklan
pada website Anda).
Dilihat
dari keuntungan menerapkan e-ticket, berharap program e-ticket yang
direncanakan akan membawa hasil yang baik. Sudah sepantasnya masyarakat Indonesia
merasakan pelayanan yang baik dengan keseimbangan perkembangan
teknologi.Walaupun pemerintah harus berusaha keras untuk mensosialisasikannya,
karena tidak semua
warga terbiasa menggunakan internet sebagai alat pencarian informasi dan adanya
keterbatasan pihak maskapai penerbangan atau perusahaan tranportasi untuk
memasarkan tiket secara online.
Keuntungan dan Kekurangan E-Ticket
Banyak
keuntungan yang didapatkan bagi penumpang pesawat terbang yang menggunakan
E-Ticket.diantaranya :
1.
Terhindar dari kehilangan tiket pesawat
secara fisik, karena pada dasarnya, setelah kode booking dikonfirmasi, nama
penumpang telah tercatat di sistem airlines.
2.
Penumpang terhindar dari resiko void
tiket yang disebabkan kesalahan penulisan pada paper ticket oleh travel agent.
3.
Penumpang tidak perlu bertemu secara
fisik dengan travel agent karena E-Ticket bisa didapat melalui email, fax atau
hanya berupa sms code booking, dan pembayaran bisa dilakukan dengan transfer
via ATM atau internet/sms banking.
4.
Biaya komunikasi antara penumpang-travel
agent dapat di tekan melalui komunikasi internet yang sudah sangat mudah
diakses di mana-mana.
Sedangkan
kekurangan yang didapatkan bagi penumpang pesawat terbang yang menggunakan
E-Ticket antara lain :
- Apabila jaringan internet mengalami gangguan maka panumpang tidak dapat mengakses.
- Tarif penerbangan dan jadwal keberangkatan serta kedatangan sering tidak ud to date.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar