CONTACT

081916263623

Rabu, 10 April 2013

RESERVASI DAN TICKETING


1.      RESERVASI

Menurut IATA (International Air Traffic  Association), reservasi adalah suatu permintaan penyediaan secara awal bagi ruang, tempat duduk, atau akomodasi untuk seseorang atau sesuatu ruang untuk barang yang dibawa orang tersebut.

Sedangkan Airlines Reservation adalah penyediaan tempat atau pembukuan pada dinas-dinas penerbangan bagi penumpang beserta permintaan-permintaan (bila ada) akan fasilitas-fasilitas tertentu.



Manfaat reservasi dari sisi penumpang:

  • Mempermudah mengatur atau mempersiapkan keperluannya sedini mungkin.
  • Memberi kepastian rencana perjalanan.
  • Efisiensi waktu.

Manfaat reservasi dari sisi airlines:

  • Sarana untuk menjual load factor secara maksimum.
  • Sarana untuk meningkatkan produksi.
  • Mempermudah atau memperlancar penjualan produksi.
  • Menyediakan layanan secara maksimum.
  • Efisiensi.

Jenis-jenis Reservasi Penerbangan

  1. Berdasarkan Teknis Pelaksanaan: Manual dan Computerized.
  2. Berdasarkan Jumlah Pax : Group dan Individual.
  3. Berdasarkan Alat yang Digunakan: Verbal, Telephone, Telex, Faximile, dan Computer (Online Reservation).
  4. Berdasarkan Saluran: Direct Reservation dan Indirect Reservation.

Tugas dari Reservasi:

1.      Penyediaan Tempat

·         Mengawasi saleable seat pada penerbangan tertentu dengan mencatat pembukuan dan pembatalannya.

·         Mengusahakan pendapatan semaksimal mungkin.



2.      Permintaan Khusus

Meneruskan permintaan khusus penumpang kepada bagian-bagian yang bersangkutan.

3. Penjualan

·         Menyarankan perubahan penerbangan apabila diperlukan

·         Membantu jika terjadi ketidakaturan.

·         Memberikan laporan kepada bagian penjualan.

·         Membuat rencanan untuk masa depan.

·         Memberikan revenue setinggi mungkin.

Fungsi Reservasi

  • Melaksanakan penyediaan seat atau space
  • Agar tidak sampai terjadi oversales
  • Mengusahakan pendapatan setinggi-tingginya.

Dalam melakukan reservasi tiket ada 2 macam sistem reservasi yaitu reservasi online (CRS) dan tidak online (Manual).Untuk Airlines yang tidak online anda harus melakukan reservasi langsung ke Airlines melalui telepon.

Hal-hal yang perlu anda lakukan dan ketahui dalam reservasi tiket adalah :

1.      Pastikan anda sudah dapat mengeja (spell) abjad A-Z dalam sistem reservasi contohnya:

A=Alpha, B=Beta, C=Charlie, D=Delta, E=Echo, F=Folksfort/Fanta, G=Golf, H=Hotel, I=India, J=Juliet, K=Kilo, L=London, M=Mike/Mama, N=November/Nancy, O=Oscar, P=Papa, Q=Quebeck, R=Romeo, S=Siera, T=Tanggo, U=Ultra, V=Viktor, W=Wiskey, X=Xtray, Y=Yengky, Z=Zulu/Zero .

Fungsinya yaitu apabila anda melakukan reservasi langsung ke Airlines melalui telepon untukpenyebutan nama dan kode booking dalam abjad/huruf akan selalu menggunakan spelling tersebut diatas, Maka dari itu anda diwajibkan dapat menghafalnya dengan lancar.

2.       Sistem Class yang ada di pesawat meliputi First Class, Business Class dan Economy Class. Dan didalam reservasi basanya First Class itu diwakili dengan huruf F,R, A Business Class diwakili dengan huruf C,D,J dan Economy Class diwakili dengan huruf Y,W,M,N,K,L,H,G,O,X. untuk dapat memastikannya anda dapat melihat daftar Nett Fares di masing masing Airlines.

3.      Time Limit adalah batas waktu untuk issued/cetak tiket yang sudah ditetapkan oleh Airlines. Yang perlu anda lakukan mengingatkan ke penumpang anda untuk melakukan issued tiket sebelum batas waktu tersebut. Kelalaian atau terlewatkan batas waktu yang sudahditetapkan oleh Airlines dapat mengakibatkan reservasi/bookingan anda di batalkan/cancel oleh Airlines.

4.      Kode Booking atau PNR (passenger name record) adalah kode penumpang yang telah anda booking dan harus disimpan dengan baik. Gunanya apabila anda ingin melakukan pengecekan atau perubahan bookingan hal pertama yang ditanyakan oleh petugas reservasi adalah kode booking tersebut.

5.      Retrieve adalah jika anda sudah melakukan reservasi/booking lalu anda lupa mencatat & menyimpan kode booking atau kode booking tidak sesuai dengan data disini anda bisa Retrieve, dimana anda harus menyebutkan /informasikan tanggal keberangkatan, rute tujuan dan nama penumpang tersebut kepada petugas reservasi.

6.      Rebooking adalah dimana anda membuat reservasi kembali yang bisa disebabkan oleh pembatalan oleh Pihak Airlines atau faktor lain.



Langkah-langkah melakukan reservasi /booking langsung oleh calon penumpang:

·         Hubungi telepon Airlines yang anda tuju (daftar no.telp sudah tersedia di menu airlines)

·         Sebutkan nama anda dan travel agent anda kepada petugas reservasi

·         Informasikan rute tujuan, classnya, tanggal & bulan keberangkatan , nama penumpang yang akan berangkat lalu no telp anda dan no.tel/HP penumpang anda ke petugas reservasi.

·         Setelah itu petugas reservasi akan membacakan reservasi/bookingan anda, jangan lupa catat dengan baik konfirmasi penerbangan, Time limit dan Kode Booking pada saat petugas reservasi tersebut membacakan reservasi/bookingan anda.

·         Konfirmasikan kembali bookingan yangtelah anda booking kepada penumpang anda tentang jadwal penerbangannya, class dan harga tiketnya apakah sudah sesuai dengan permintaan penumpang anda setelah itu ingatkan Time limit untuk issued ticketnya.

Dalam informasikan Time Limit kepada penumpang anda jangan sesuai dengan time limit yang diberikan oleh Airlines. Contohnya jika Time limit yang diberikan oleh airlines Tgl 28 Feb 09 anda harus informasikanTgl 27 Feb 09 atau jika bookingan tersebut dilakukan dadakan dan Time limit yang diberikan/ditetapkan oleh Airlines Jam 14.00 hari ini harus issued maka anda harus segera info rmasikan ke penumpang anda mohon segera melakukan issued tiket dan beri waktu 15 menit saja kepada penumpang anda untuk konfirmasikan kembali ke anda issued tiket tersebut.

·         Jika anda sudah dapat persetujuan issued tiket dari penumpang anda segera info dan email ke kami kode bookingnya dan kami akan melakukan issued tiket tersebut sesuai konfirmasi dari anda. Langkah-langkah sistem reservasi langsung diatas hanya untuk reservasi Airlines Domestik seperti Lion Air, Sriwijaya Air, Batavia Air, Mandala Air dan Merpati Airlines. Untuk melakukan reservasi online anda perlu ikuti pelatihanterlebih dahulu dari kami, karena banyak sekali entry-entry sistem reservasi online yang perlu anda pelajari, ingat dan kuasaidan hanya untuk Airlines International dan Garuda Domestik saja.



2.      TICKETING

Setelah anda melakukan reservasi tiket langkah selanjutnya anda harus melakukan ticketing dan Istilah Ticketing disini adalah cetak/issue tiket pesawat.

Tiket penerbangan merupakan dokumen pasasi yang berisi perjanjian kontrak antara perusahaan penerbangan dengan penumpang yang memuat ketentuan yang telah disepakati bersama dan ditaati oleh kedua belah pihak.

Menurut wilayah operasi, tiket terbagi menjadi 2 yaitu Tiket Domestik dan Tiket penerbangan International.

·         Tiket Domestik adalah tiket pesawat yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan dan berlaku untuk penerbangan dalam negeri. Untuk tiket domestik ada yang berbentuk elektronik tiket yang seperti dikeluarkan oleh penerbangan Garuda, Mandala dan Batavia dan Paper tiket (masih berupa buku tiket) yang masih dikeluarkan oleh penerbangan Lion, Sriwijaya dam Merpati.

·         Tiket Internasional adalah tiket yang dikeluarkan oleh maskapai penerbangan yang berlaku untuk penerbangan ke luar negeri. Hamper semua tiket yang dikeluarkan oleh penerbangan internasional sudah berupa elektronik tiket.



Beberapa istilah dalam tiket:

ü  Non Endorse ticket adalah jenis tiket yang ketentuannya tidak diperbolehkan untuk mengganti/merubah penerbangannya contoh : Jika tiket yang dicetak menggunakan penerbangan Garuda maka tiket tersebut tidak bisa diganti dengan tiket penerbangan lain.

ü  Endorse tiket adalah jenis tiket yang bisa dirubah penerbangannya. Jenis tiket ini biasanya banyak digunakan oleh penerbangan international.

ü  Refund adalah pengembalian tiket yang tidak terpakai dengan melihat kondisi tiket tersebut atau pembayaran kembali kepada pembeli atas keseluruhan atau sebagian harga yang sudah dibayar atau atas pembayaran lain dari pelayanan pengangkutan yang tidak jadi dipergunakan.

ü  Reroute adalah perubahan rute yang diminta oleh penumpang. Reroute disini melihat kondisi dari ticket tersebut Selain itu tiket mempunyai banyak variasi dan kondisi harga seperti harga fix date and fix flight, 7 hari tiket, 14 hari tiket, 1 bulan tiket, 3 bulan tiket, 6 bulan tiket dan 1 tahun tiket. Semua itu anda bisa melihat di dalam daftar harga tiket yang sudah tersedia di dalam web anda mengenai ketentuan dan kondisi harga tiket .

ü  dll

Sebelum anda melakukan ticketing yang perlu anda perhatikan adalah :

1.      Jadwal penerbangan, nama penumpang, Class dan harga yang sudah anda bookingkan sudah benar dan cocok dengan apa yang penumpang anda minta. Jika tiket anda tiket international cek kembali nama penumpang anda apakah sudah sesuai dengan nama di dalam pasport.

2.      Pastikan anda sudah mendapatkan perintah cetak/issue tiket dari penumpang anda.

3.      Cek kembali harga yang anda sudah berikan kepada penumpang anda dan pastikan penumpang anda sudah mengerti tentang kondisi harga tiket yanganda akan cetak/issue.



✈Three Letter Codes (Tiga Huruf Kode Kota ) Three letter code atau kode tiga huruf di Indonesia sering disebut dengan Tiga Huruf Kode Kota . Digunakan untukmenandai sebuah kode kota dalam reservasi/booking-an pada suatu maskapai penerbangan. Kode kota ini wajib diketahui oleh tenaga kerja pariwisata yang bergerak di bidang ticketing . Gunanya untuk mengetahui kode kota keberangkatan dan kode kota tujuan. Selain untuk menandai kota tujuan dan keberangkatan, kode kota juga digunakan untuk menandai di kota mana bagasi/koper diturunkan. Kode kota tidak selalu merupakan penyingkatan huruf nama kota. Terkadang hal ini menjadi salah kaprah/kekeliruan pemahaman. Mungkin disebabkan beberapa kode kota juga dituliskan sebagai penyingkatan nama kota itu sendiri. Sebagai contoh kota Padang memiliki kode kota dalam penerbangan, yaitu PDG. Namun lain halnya dengan kota Medan yang memiliki kode kota MES. Kejadian kekeliruan penyebutan ini seringterjadi karena kesalahan pemahaman tersebut. Seperti terjadi kode kota untuk tujuan penerbangan ke kota Bandung disebutkan menjadi BDG, bukan BDO. Di bawah ini daftar nama Bandara di Indonesia dilengkapi dengan Three Letter Code (tiga huruf kode kota) yang sudah tercatat di International Air Transport Association (IATA), baik untuk penerbangan domestik, penerbangan yang hanya ditempuh oleh jenis penerbangan perintis maupun penerbangan internasional. Beberapa diantaranya tidak/belum mempunyai kode kota yang tercatat di IATA sehingga belum mempunyai kode IATA.



Berikut Three letter code beserta nama Bandara di Indonesia :

Sumatra

• BTJ - Bandar Udara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh

• SBG - Bandar Udara Maimun Saleh, Sabang

• LSX - Bandar Udara Lhok Sukon, Aceh Utara

• LSW - Bandar Udara Malikus Saleh, Lhokseumawe

• MEQ - Bandar Udara Cut Nyak Dhien, Nagan Raya

• TPK - Bandar Udara Teuku Cut Ali, Tapaktuan

• SKL - Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri, Singkil

• SNB - Bandar Udara Lasikin, Sinabang

• MES - Bandar Udara Polonia, Medan

• SIW - Bandar Udara Sibisa, Toba Samosir

• SQT - Bandar Udara Silangit, Siborong-borong

• SIX - Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Sibolga

• AEG - Bandar Udara Aek Godang, PadangSidempuan

• GNS - Bandar Udara Binaka, Gunung Sitoli

• LSE - Bandar Udara Lasondre, Pulau-pulau Batu

• BTH - Bandar Udara Hang Nadim, Batam

• TNJ - Bandar Udara Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang

• PKU - Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru

• LSE - Bandar Udara Lasondre, Pulau-pulau Batu

• DUM - Bandar Udara Pinang Kampai, Dumai

• SEQ - Bandar Udara Sungai Pakning, Bengkalis

• PPR - Bandar Udara Pasir Pengaraian, Pasir Pengaraian

• SIQ - Bandar Udara Dabo, Singkep

• RGT - Bandar Udara Japura, Rengat

• TJB - Bandar Udara Sei Bati, Karimun

• NTX - Bandar Udara Ranai, Natuna

• TJQ - Bandar Udara H. A. S.Hanandjoeddin , Tanjung Pandan

• PGK - Bandar Udara Depati Amir, Pangkalpinang

• MWK - Bandar Udara Matak, Pal Matak

• PDG - Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang

• RKO - Bandar Udara Rokot, Sipora

• PLM - Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang

• LLG - Bandar Udara Silampari, Lubuklinggau

• PDO - Bandar Udara Pendopo, Empat Lawang

• DJB - Bandar Udara Sutan Taha, Jambi

• MPC - Bandar Udara Mukomuko, Mukomuko

• KRC - Bandar Udara Depati Parbo, Kerinci

• BKS - Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu

• TKG - Bandar Udara Radin Inten II, Bandar Lampung

Jawa

• CGK - Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng

• HLP - Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta

• PCB - Bandar Udara Pondok Cabe, Jakarta

• PPJ - Bandar Udara Pulau Panjang, Kepulauan Seribu

• TSY - Bandar Udara Cibeureum, Tasikmalaya

• CBN - Bandar Udara Cakrabhuwana, Cirebon

• CXP - Bandar Udara Tunggul Wulung, Cilacap

• PWL - Bandar Udara Wirasaba, Purbalingga

• KWB - Bandar Udara Dewa Daru, Karimunjawa

• CPF - Bandar Udara Ngloram, Cepu

• MLG - Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang

• SUP - Bandar Udara Trunojoyo, Sumenep

• MSI - Bandar Udara Masalembo, Masalembo

• SUB - Bandar Udara Juanda, Surabaya

• SOC - Bandar Udara Adisumarmo, Solo

• JOG - Bandar Udara Adi Sucipto, Yogyakarta

• SRG - Bandar Udara Achmad Yani, Semarang

• BDO - Bandar Udara Husein Sastranegara, Bandung



Bali dan Nusa Tenggara

• DPS - Bandar Udara Ngurah Rai, Denpasar

• LOP - Bandar Udara Internasional Lombok, Praya

• KOE - Bandar Udara El Tari, Kupang

• SWQ - Bandar Udara Brangbiji, Sumbawa Besar

• LYK - Bandar Udara Lunyuk, Sumbawa

• BMU - Bandar Udara Muhammad Salahuddin, Bima

• LBJ - Bandar Udara Komodo, Manggarai Barat

• RTG - Bandar Udara Frans Sales Lega, Ruteng

• TMC - Bandar Udara Tambolaka, Waikabubak

• WGP - Bandar Udara Mau Hau, Waingapu

• BJW - Bandar Udara Soa, Bajawa

• ENE - Bandar Udara H Hasan Aroeboesman, Ende

• MOF - Bandar Udara Wai Oti, Maumere

• LKA - Bandar Udara Gewayantana, Larantuka

• LWE - Bandar Udara Wonopito, Lewoleba

• ARD - Bandar Udara Mali, Alor

• RTI - Bandar Udara Lekunik, Rote

• SAU - Bandar Udara Tardamu, Pulau Sawu

• ABU - Bandar Udara Haliwen, Atambua



Kalimantan

• BPN - Bandar Udara Sepinggan, Balikpapan

• PNK - Bandar Udara Supadio, Pontianak

• TRK - Bandar Udara Juwata, Tarakan

• BDJ - Bandar Udara Samsuddin Noor, Banjarmasin

• KTG - Bandar Udara Rahadi Oesman, Ketapang

• SQG - Bandar Udara Susilo, Sintang

• NPO - Bandar Udara Nanga Pinoh, NangaPinoh

• PSU - Bandar Udara Pangsuma, Putussibau

• PKY - Bandar Udara Tjilik Riwut, PalangkaRaya

• PKN - Bandar Udara Iskandar, PangkalanBun

• TBM - Bandar Udara Tumbang Samba, Katingan

• SMQ - Bandar Udara H. Asan, Sampit

• MTW - Bandar Udara Beringin, Muara Teweh

• TJG - Bandar Udara Warukin, Tanjung

• BTW - Bandar Udara Bersujud, Batulicin

• KBU - Bandar Udara Stagen, Kotabaru

• SRI - Bandar Udara Temindung, Samarinda

• NNX - Bandar Udara Nunukan, Nunukan

• LBW - Bandar Udara Yuvai Semaring, Krayan

• BYQ - Bandar Udara Bunyu, Pulau Bunyu

• MLN - Bandar Udara R.A. Bessing, Malinau

• LPU - Bandar Udara Long Ampung, Kayan Selatan

• TJS - Bandar Udara Tanjung Harapan, Tanjung Selor

• NAF - Bandar Udara Banaina, Bulungan

• BEJ - Bandar Udara Kalimarau, Tanjung Redeb

• SGQ - Bandar Udara Sangkimah, Sangatta

• BXT - Bandar Udara Bontang, Bontang

• TSX - Bandar Udara Tanjung Santan, Marang Kayu

• KOD - Bandar Udara Kotabangun, Kutai Kartanegara

• SZH - Bandar Udara Senipah, Kutai Kartanegara

• MLK - Bandar Udara Melalan, Melak

• DTD - Bandar Udara Datah Dawai, Kutai Barat

• TNB - Bandar Udara Tanah Grogot, TanahGrogot

• STA - Bandar Udara Tanjung Bara, Sangatta



Sulawesi

• UPG - Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar

• MDC - Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado

• KDI - Bandar Udara Wolter Mongisidi, Kendari

• MXB - Bandar Udara Andi Djemma, Masamba

• BUW - Bandar Udara Betoambari, Bau-bau

• GTO - Bandar Udara Jalaluddin, Gorontalo

• SQR - Bandar Udara Inco Soroako Waws,Sorowako

• PSJ - Bandar Udara Kasiguncu, Poso

• TLI - Bandar Udara Lalos, Tolitoli

• MJU - Bandar Udara Tampa Padang, Mamuju

• MNA - Bandar Udara Melonguane, Melonguane

• BJG - Bandar Udara Mopait, Bolaang Mongondow

• PLW - Bandar Udara Mutiara, Palu

• NAH - Bandar Udara Naha, Tahuna

• UOL - Bandar Udara Pogugol, Buol

• PUM - Bandar Udara Pomalaa, Pomalaa

• TTR - Bandar Udara Pongtiku, Tana Toraja

• RAQ - Bandar Udara Sugimanuru, Raha

• LUW - Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk

• SLY - Bandar Udara H. Aroeppala , Selayar

• WKB - Bandar Udara Matahora , Wangi-wangi

• MRG - Bandar Udara Maranggo , Pulau Tomia

Maluku

• AMQ - Bandar Udara Pattimura, Ambon

• AHI - Bandar Udara Amahai, Masohi

• NDA - Bandar Udara Bandaneira, Banda

• DOB - Bandar Udara Dobo, Kepulauan Aru

• LUV - Bandar Udara Dumatubun, Langgur

• SQN - Bandar Udara Emalamo, Sanana

• GLX - Bandar Udara Gamarmalamo, Galela

• GEB - Bandar Udara Gebe, Gebe

• KAZ - Bandar Udara Kuabang, Tobelo

• MAL - Bandar Udara Mangole, Mangole

• NAM - Bandar Udara Namlea, Namlea

• NRE - Bandar Udara Namrole, Namrole

• BJK - Bandar Udara Nangasuri, Benjina

• LAH - Bandar Udara Oesman Sadik, Labuha

• SXK - Bandar Udara Olilit, Saumlaki

• OTI - Bandar Udara Pitu, Morotai

• TTE - Bandar Udara Sultan Babullah, Ternate

• TAX - Bandar Udara Taliabu, Taliabu

• WHI - Bandar Udara Wahai, Pulau Seram

• TTE - WAME - Bandar Udara Buli, Maba

Papua

• DJJ - Bandar Udara Sentani, Jayapura

• BIK - Bandar Udara Frans Kaisiepo, Biak

• TIM - Bandar Udara Mozes Kilangin, Tembagapura

• MKQ - Bandar Udara Mopah, Merauke

• RSK - Bandar Udara Abresso, Manokwari

• AGD - Bandar Udara Anggi, Anggi

• AAS - Bandar Udara Apalapsili, Jayawijaya

• ARJ - Bandar Udara Arso, Arso

• AYW - Bandar Udara Ayawasi, Sorong

• BXB - Bandar Udara Babo, Babo

• BXD - Bandar Udara Bade, Merauke

• BXM - Bandar Udara Batom, PegununganBintang

• NTI - Bandar Udara Bintuni, Bintuni

• BUI - Bandar Udara Bokondini, Jayawijaya

• DRH - Bandar Udara Dabra, Puncak Jaya

• ELR - Bandar Udara Elilim, Jayawijaya

• EWI - Bandar Udara Enarotali, Enarotali

• EWE - Bandar Udara Ewer, Merauke

• ILA - Bandar Udara Illaga, Paniai

• IUL - Bandar Udara Ilu, Puncak Jaya

• INX - Bandar Udara Inanwatan, Inanwatan

• SOQ - Bandar Udara Jeffman, Sorong

• FOO - Bandar Udara Yemburwo., NumforTimur

• KBX - Bandar Udara Kambuaya, Sorong Selatan

• KCD - Bandar Udara Kamur, Asmat

• KBF - Bandar Udara Karubaga, Jayawijaya

• KEQ - Bandar Udara Kebar, Manokwari

• LLN - Bandar Udara Kelila, Jayawijaya

• KEI - Bandar Udara Kepi, Merauke

• KMM - Bandar Udara Kimaan, Merauke

• KOX - Bandar Udara Kokonao, Mimika

• LHI - Bandar Udara Lereh, Jayapura

• ZRM - Bandar Udara Mararena, Sarmi

• RDE - Bandar Udara Merdey, Manokwari

• MDP - Bandar Udara Mindiptana, Boven Digoel

• ONI - Bandar Udara Moanamani, Dogiyai

• LII - Bandar Udara Mulia, Puncak Jaya

• MUF - Bandar Udara Muting, Merauke

• NBX - Bandar Udara Nabire, Nabire

• OBD - Bandar Udara Obano, Nabire

• OKQ - Bandar Udara Okaba, Puncak Jaya

• OKL - Bandar Udara Oksibil, Pegunungan Bintang

• GAV - Bandar Udara Pulau Gag, Raja Ampat

• MKW - Bandar Udara Rendani, Manokwari

• SEH - Bandar Udara Senggeh, Keerom

• ZEG - Bandar Udara Senggo, Mappi

• NKD - Bandar Udara Sinak, Puncak Jaya

• ZRI - Bandar Udara Sudjarwo Tjondronegoro, Serui

• TMH - Bandar Udara Tanah Merah, TanahMerah

• TXM - Bandar Udara Teminabuan, Teminabuan

• TMY - Bandar Udara Tiom, Jayawijaya

• FKQ - Bandar Udara Torea, Fakfak

• UBR - Bandar Udara Ubrub, Keerom

• KNG - Bandar Udara Utarom, Kaimana

• WET - Bandar Udara Waghete, Deiyai

• WMX - Bandar Udara Wamena, Wamena

• WAR - Bandar Udara Waris, Keerom

• WSR - Bandar Udara Wasior, Wasior

• RUF - Bandar Udara Yuruf, Jayawijaya

• UGU - Bandar Udara Zugapa, Paniai

• SOQ - Bandar Udara Domine Eduard Osok, Sorong



Sedangkan nama-nama Bandar Udara yang dijadikan sebagai pangkalan militer sebagai berikut:

• PDG - Bandar Udara Tabing, Padang

• PKU - Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru

• AKQ - Bandar Udara Astraksetra, Way Tuba

• TSY - Bandar Udara Wiridinata, Tasikmalaya

• MGT - Bandar Udara Iswahyudi, Madiun

• ATS - Bandar Udara Atang Sendjaja, Bogor

• SKI - Bandar Udara Sugiri Sukani Jatiwangi, Majalengka

• GDA - Bandar Udara Gorda Cikande, Serang

• MRT - Bandar Udara Pitu, Morotai - Halmahera Utara



Pemberian kode pesawat pada suatu penerbangan dimaksudkan untuk memberi identitas pada sebuah perusahaan penerbangan.Kode pesawat ini juga berguna untuk mengidentifikasi sebuah maskapai penerbangan komersial, yang di dalamnya termasuk pemesanan, jadwal, tiket, tarif dan lain-lain.

Menurut IATA (International Air Transport Association) untuk maskapai penerbangan di dunia, standar pemberian kode airlines berupa huruf dalam dua format (dua digit) yang diikuti tiga digit angka. Dua digit huruf biasanya mengambarkan nama perusahaan yang mengelola operasional pesawat bersangkutan. Di Indonesia kode-kode Airline untuk penerbangan sipil ini pada umumnya mengacu pada kode yang dikeluarkan oleh IATA.



Di Indonesia, kode airline dua digit yang melakukan penerbangan domestic serta terjadwal adalah sebagai berikut:

Garuda Indonesia = GA

Mandala Airlines = RI

Air Asia = QZ

Merpati Nusantara Airlines = MZ

Sriwijaya Air = SJ

Lion Air = JT

Wings Air = IW

Batavia Air = Y6

Indonesia Air Transport = I8

TransNusa = M8

Aviastar = MV

Sky Aviation = SY





3.      E – TICKET (ELECTRONIC TICKET)



Pengertian E-Ticket

E-Ticket atau Electronic Ticket merupakan salah satu fitur layanan yang ditawarkan  pada beberapa website maskapai penerbangan terkemuka.

E-Ticket dibuat karena banyak dari calon penumpang yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengantri di loket pembelian tiket, atau untuk membeli tiket harus menempuh jarak yang cukup jauh sehingga memakan waktu yang cukup lama. E-Ticket berfungsi untuk memudahkan calon penumpang untuk memperoleh tiket agar tidak perlu datang ke tempat penjualan tiket. Pembelian tiket dapat dilakukan menggunakan jaringan internet melalui website resmi maskapai penerbangan tersebut

E-Ticket adalah salah satu teknologi yang memudahkan calon penumpang untuk menikmati layanan transportasi udara. Dengan E-Ticket Calon penumpang sangat mudah untuk mengakses informasi dari maskapai penerbangan yang diinginkan.

Fitur E-Ticket adalah fitur standar yang harus ada pada setiap website resmi maskapai, karena salah satu tujuan utama sebuah maskapai penerbangan memiliki website adalah ingin menerapkan teknologi pemesanan tiket online ini.

E-Ticket memiliki berbagai fasilitas, antara lain untuk pemesanan tiket perjalanan domestic, hingga booking hotel. Dengan E-Ticket, calon penumpang sangat terbantu dalam pelayanan penerbangan, calon penumpang dapat memesan kursi di pesawat lebih awal sehingga tidak perlu khawatir tidak dapat tempat duduk. Pada era teknologi seperti ini teknologi E-ticket sangat membantu pelayanan transportasi yang dituntut untuk semakin cepat, mudah dan dinamis.

Elektronik tiket (E-Ticket) pada intinya adalah lembaran print out reservasi dari sistem reservasi maskapai penerbangan. Yang artinya, tanpa print out pun, anda sudah terdaftar sebagai penumpang di maskapai yang bersangkutan. Maka dari itu, cukup catat kode booking anda, dan anda bisa print ulang e-tiket anda di counter maskapai penerbangan sebelum anda check-in di bandara, dengan menyebutkan kode booking yang kami berikan dan menunjukkan kartu indentitas yang sesuai dengan nama yang tercatat di kode booking tersebut.



Teknologi pendukung E-Ticket

Fitur seperti Electronic Ticket memerlukan teknologi yang mendukungnya, antara lain jaringan internet yang dapat diakses diseluruh dunia. Internet sebagai sarana yang menghubungkan antara customer dengan maskapai penerbangan.Teknologi  untuk fitur seperti E-ticket berbentuk web base. Maskapai-maskapai penerbangan terkemuka memiliki situs resmi yang berisi informasi-informasi seputar layanan yang ditawarkan oleh maskapai itu sendiri, informasi jadwal penerbangan, kota-kota tujuan, jenis pesawat yang disediakan, rincian biaya penerbangan, hingga sejarah tentang berdirinya maskapai itu sendiri. Dengan teknologi berbasis web yang dapat diakses 24 jam, calon penumpang dapat berhubungan dengan maskapai penyedia layanan transportasi udara kapan pun, sehingga dapat meningkatkan keuntungan bagi maskapai yang menawarkan jasa transportasi.



Implentasi E-Ticket

Perkembangan teknologi telah merambat hingga dunia transportasi.Terlebih untuk memberikan kemudahan konsumen dan mengurangi biaya produksi perusahaan transportasi.Salah satunya e-ticket. E-ticket (Electrical Ticket) atau Tiket Elektronik adalah suatu metode penjualan tiket dengan memanfaatkan teknologi informasi atau dengan kata lain penjualan tiket secara online. Biasanya perusahaan yang menggunakan e-ticket, yaitu perusahaan penerbangan. Semua informasi electronic ticketing akan disimpan secara digital dalam sistem komputer milik airline. E-ticket dapat mereduksi biaya proses tiket, menghilangkan formulir kertas dan meningkakan fleksibilitas penumpang dan agen perjalanan dalam membuat update dalam jadwal penerbangan. Secara garis besar e-ticket dapat memudahkan orang untuk membeli tiket dalam berbagai acara dari suatu situs.

Kini di Indonesia ada beberapa maskapai penererbangan telah menggunakan e-ticket untuk meningkatkan efisiensi penjualan dan meningkatkan pelayanan.Hal tersebut terjadi karena dominasi penggunaan pesawat terbang di kota-kota besar dalam melakukan perjalanan tidak sebanding dengan jumlah pesawat yang ada.Hal ini memacu perkembangan e-ticket di dalam negeri.Saat ini e-ticket sudah merambah hingga transportasi laut.Seperti yang dilansir oleh kompas.com, pelabuhan Merak telah memberlakukan e-ticket untuk modernisasi pelabuhan serta peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat.Serta menerapkan shiping tracking system dan jadwal online. Seperti yang dikutip dari kompas.com, Dirjen Perhubungan Darat, Dephub, Suroyo Alimoeso telah mencanangkan program e-ticketing KA Jabodetabek dan busway.Dalam hal ini konsumen cukup membeli satu tiket elektronik yang bisa langsung dipakai dengan busway.Permulaan yang baik untuk membenahi transportasi kita yang masih berantakan. Keuntungan dari pemanfaatan e-ticket diantaranya mengurangi biaya ticketing, efisiensi waktu, advertising yang memiliki kelebihan tersendiri (meningkatkan pendapatan perusahaan dengan menawarkan ruang iklan pada website Anda).

Dilihat dari keuntungan menerapkan e-ticket, berharap program e-ticket yang direncanakan akan membawa hasil yang baik. Sudah sepantasnya masyarakat Indonesia merasakan pelayanan yang baik dengan keseimbangan perkembangan teknologi.Walaupun pemerintah harus berusaha keras untuk mensosialisasikannya, karena tidak semua warga terbiasa menggunakan internet sebagai alat pencarian informasi dan adanya keterbatasan pihak maskapai penerbangan atau perusahaan tranportasi untuk memasarkan tiket secara online.



Keuntungan dan Kekurangan E-Ticket

Banyak keuntungan yang didapatkan bagi penumpang pesawat terbang yang menggunakan E-Ticket.diantaranya :

1.      Terhindar dari kehilangan tiket pesawat secara fisik, karena pada dasarnya, setelah kode booking dikonfirmasi, nama penumpang telah tercatat di sistem airlines.

2.      Penumpang terhindar dari resiko void tiket yang disebabkan kesalahan penulisan pada paper ticket oleh travel agent.

3.      Penumpang tidak perlu bertemu secara fisik dengan travel agent karena E-Ticket bisa didapat melalui email, fax atau hanya berupa sms code booking, dan pembayaran bisa dilakukan dengan transfer via ATM atau internet/sms banking.

4.      Biaya komunikasi antara penumpang-travel agent dapat di tekan melalui komunikasi internet yang sudah sangat mudah diakses di mana-mana.


Sedangkan kekurangan yang didapatkan bagi penumpang pesawat terbang yang menggunakan E-Ticket antara lain :

  1. Apabila jaringan internet mengalami gangguan maka panumpang tidak dapat mengakses.
  2. Tarif penerbangan dan jadwal keberangkatan serta kedatangan sering tidak ud to date.



Tidak ada komentar: